Disiplin Positif dan Istighosah Warnai Pagi di SMAN 1 Montong, Kepala Sekolah Tekankan Kebersihan dan Karakter
MONTONG – SMAN 1 Montong terus menguatkan budaya karakter melalui kegiatan disiplin positif yang dipadukan dengan doa bersama (istighosah). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan dengan penuh khidmat dan kebersamaan.
Sejak pagi, suasana religius terasa kental saat para siswa berkumpul untuk melaksanakan istighosah. Lantunan doa dan dzikir menggema, menciptakan nuansa tenang sekaligus memperkuat spiritualitas warga sekolah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas keagamaan, tetapi juga bagian dari upaya sekolah dalam membangun kedisiplinan yang berlandaskan nilai-nilai positif.
Kepala SMAN 1 Montong, Heni Rohmawati, turut hadir dan memberikan pesan penting kepada seluruh peserta. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa disiplin bukan hanya soal aturan, tetapi juga kebiasaan baik yang harus dibangun dari kesadaran diri masing-masing.
“Disiplin positif harus dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan sekolah, bersikap sopan, dan saling menghargai. Jika itu dilakukan secara konsisten, maka akan terbentuk karakter yang kuat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh siswa untuk menjadikan kegiatan istighosah sebagai sarana introspeksi diri sekaligus memperkuat hubungan dengan Tuhan. Menurutnya, keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual menjadi kunci utama dalam mencetak generasi unggul.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para siswa. Mereka mengikuti rangkaian acara dengan tertib, mulai dari pembacaan doa, dzikir bersama, hingga penyampaian pesan-pesan moral dari pihak sekolah. Banyak siswa mengaku merasa lebih tenang dan termotivasi setelah mengikuti kegiatan tersebut.
Selain memperkuat nilai religius, disiplin positif yang diterapkan di SMAN 1 Montong juga terlihat dari kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Usai kegiatan, para siswa tampak langsung membersihkan area sekitar sebagai bentuk implementasi dari pesan yang disampaikan.
Para guru pun menilai kegiatan ini memiliki dampak positif dalam membentuk perilaku siswa. Menurut mereka, pendekatan disiplin yang dikombinasikan dengan nilai spiritual mampu menumbuhkan kesadaran tanpa harus mengandalkan hukuman.
“Kegiatan seperti ini efektif karena menyentuh sisi hati siswa. Mereka tidak hanya patuh karena aturan, tetapi juga karena kesadaran,” ujar salah satu guru.
SMAN 1 Montong sendiri berkomitmen untuk terus mengembangkan program disiplin positif sebagai bagian dari pembinaan karakter. Melalui kegiatan istighosah dan pembiasaan nilai-nilai baik, sekolah berharap dapat menciptakan lingkungan yang nyaman, bersih, dan penuh semangat kebersamaan.
Dengan langkah tersebut, SMAN 1 Montong optimistis mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kedisiplinan tinggi, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.[PakRo]
SMA NEGERI 1 MONTONG