NEWS UPDATE :  

Berita

Kembara 2026 Perkemahan Akhir Tahun dan Pelantikan Penegak Bantara SMAN 1 Montong, Cetak Pramuka Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin

MONTONG – Semangat kebersamaan, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan mewarnai kegiatan Perkemahan Akhir Tahun dan Pelantikan Pramuka Penegak Bantara SMAN 1 Montong yang diselenggarakan selama dua hari, 9–10 Juni, di Bumi Perkemahan Jati Wangi. Mengusung tema “Kembara”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membentuk karakter peserta didik sekaligus melahirkan Penegak Bantara yang tangguh, disiplin, dan siap mengabdi kepada masyarakat.

Perkemahan diikuti oleh seluruh keluarga besar SMAN 1 Montong, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, pembina Pramuka, Dewan Ambalan, hingga peserta didik. Selama dua hari, kawasan Bumi Perkemahan Jati Wangi dipenuhi semangat kepramukaan melalui berbagai kegiatan yang mengedepankan nilai gotong royong, kepemimpinan, kecakapan hidup, serta kecintaan terhadap alam.

Tema “Kembara” dipilih sebagai simbol perjalanan seorang Pramuka dalam menapaki proses pendewasaan diri. Layaknya sebuah pengembaraan, setiap langkah yang dilalui menjadi ruang belajar untuk menghadapi tantangan, mengambil keputusan, serta membangun karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi kehidupan.

Berbagai kegiatan digelar selama perkemahan, mulai dari pendirian tenda, penjelajahan, permainan edukatif, api unggun, pentas seni, hingga renungan malam yang menjadi momen refleksi bagi seluruh peserta. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menumbuhkan sikap mandiri, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama.

Puncak kegiatan berlangsung pada hari kedua melalui prosesi Pelantikan Pramuka Penegak Bantara. Prosesi berlangsung dengan penuh khidmat di tengah suasana alam terbuka yang sejuk. Para peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ujian dan memenuhi persyaratan resmi dilantik menjadi Penegak Bantara.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Montong, Heni Rohmawati, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Heni menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai seorang Pramuka Penegak.

"Menjadi Penegak Bantara bukan sekadar mengenakan tanda kecakapan di seragam, tetapi merupakan amanah untuk menjadi teladan dalam sikap, disiplin, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat. Jadilah generasi yang mampu memberikan manfaat di mana pun berada," pesannya di hadapan peserta upacara.

Ia juga mengajak seluruh anggota Pramuka SMAN 1 Montong untuk terus menjaga semangat Dasa Dharma dan Tri Satya dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai kepramukaan sangat relevan dalam membentuk generasi yang berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menghadapi tantangan zaman dengan karakter yang kuat.

Prosesi pelantikan berlangsung penuh haru. Dengan mengenakan seragam Pramuka lengkap, para Penegak Bantara mengucapkan janji dan menerima penyematan tanda Bantara sebagai simbol resmi telah menyelesaikan tahapan pembinaan. Tepuk tangan dari seluruh peserta perkemahan mengiringi momen bersejarah tersebut sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka.

Selain menjadi agenda tahunan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antarsiswa dan seluruh keluarga besar SMAN 1 Montong. Kebersamaan yang terjalin selama dua hari di alam terbuka menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya memperkuat solidaritas, tetapi juga membangun rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, lingkungan, dan sesama.

Melalui kegiatan Perkemahan Akhir Tahun dan Pelantikan Penegak Bantara bertema “Kembara”, SMAN 1 Montong kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Sekolah berharap para Penegak Bantara yang baru dilantik mampu menjadi agen perubahan, pemimpin masa depan, serta teladan yang membawa nama baik sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara. [Pakro]