Disdukcapil Tuban Jemput Bola Rekam E-KTP di SMAN 1 Montong, Dorong Siswa Melek Identitas Digital
Montong, 11/09. Transformasi digital terus merambah berbagai lini pelayanan publik, termasuk administrasi kependudukan. Semangat tersebut turut hadir di SMAN 1 Montong melalui kegiatan sosialisasi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tuban.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengenalkan layanan administrasi kependudukan berbasis digital kepada generasi muda. Para siswa mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya memiliki dan menjaga identitas kependudukan sebagai bagian dari kebutuhan administrasi di era digital.

Tidak berhenti pada sosialisasi, Disdukcapil Kabupaten Tuban juga menghadirkan layanan dengan konsep jemput bola. Petugas secara langsung datang ke lingkungan sekolah untuk membantu proses perekaman KTP elektronik (E-KTP) bagi siswa yang telah memenuhi persyaratan.
Langkah tersebut mendapat sambutan positif dari lingkungan SMAN 1 Montong. Pelayanan yang hadir langsung di sekolah membuat proses perekaman menjadi lebih mudah dan efisien bagi para siswa, sekaligus menjadi pengalaman nyata dalam mengenal pelayanan publik berbasis teknologi.
Bagi generasi muda, kepemilikan identitas kependudukan bukan sekadar persoalan administrasi. Dokumen kependudukan menjadi bagian penting dalam berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk pendidikan, layanan publik, maupun berbagai keperluan administratif ketika memasuki usia dewasa.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah. Sekolah menjadi ruang yang strategis untuk membangun kesadaran administrasi kependudukan sejak dini, sementara Disdukcapil dapat memberikan pelayanan secara langsung kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Montong turut mengambil bagian dalam mendorong terbentuknya generasi yang melek administrasi, adaptif terhadap teknologi, dan siap menghadapi transformasi digital.
Lebih dari sekadar perekaman E-KTP dan aktivasi IKD, kegiatan tersebut menjadi pesan bahwa transformasi digital akan semakin bermakna ketika teknologi hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Dari lingkungan sekolah, kesadaran itu dibangun. Dari generasi muda, transformasi digital diharapkan terus tumbuh menjadi budaya pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, dan modern. [Pakro]
SMA NEGERI 1 MONTONG